Pemberdayaan Ibu-Ibu Pkk Desa Tanjungkerta Dalam Pemanfaatan Potensi Desa Melalui Pembuatan Piring Nyere Godebag

Authors

  • asep rukmana
  • Meythi
  • Martusa

DOI:

https://doi.org/10.56244/abdimas.v4i2.1111

Keywords:

Pemberdayaan, Potensi Desa, Piring Nyere, Tanjungkerta

Abstract

Urgensi Pengabdian. Nyere atau dalam Bahasa Indonesia berarti Lidi adalah bahan yang berasal dari urat daun kelapa yang memiliki banyak manfaat, namun seringnya orang Indonesia nyere ini dibuat menjadi sapu. Pohon kelapa bisa disebut sebagai pohon sejuta manfaat, karena hampir seluruh bagian dari pohon ini mulai dari buah, kulit, daun, batang pohon hingga ke akarnya dapat dimanfaatkan oleh manusia. Meskipun memiliki banyak manfaat kadang orang hanya memaksimalkan buahnya saja untuk dijadikan komoditi, dan bagian lainnya sering dibiarkan menjadi limbah tak berguna. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah untuk 1. memberikan potensi usaha dalam bidang keterampilan menganyam nyere menjadi produk yang bernilai dan bermutu dalam kebutuhan sehari-hari. 2. menumbuhkan minat kewirausahaan masyarakat Desa Tanjungkerta dalam pengolahan nyere daun kelapa melalui program sosialisasi, 3.. meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Tajungkerta dalam pengolahan nyere daun kelapa kelapa melalui program pelatihan, 4. pelatihan manajemen keuangan dasar serta strategi pemasaran secara efektif dan efisien terhadap produk hasil kegiatan UMKM masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode Kualitatif karena dilakukan melalui wawancara dengan kepala desa dan tokoh masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan program sosialisasi dan pelatihan. Luaran yang ditargetkan adalah: (1) Desa Tanjungkerta sentra ekonomi kreatif di  Kecamatan Pagerageung, (2) mengembangkan kreativitas masyarakat untuk mengolah semua potensi yang ada di Desa Tanjungkerta, (3) adanya produk-produk lokal yang berasal Desa Tanjungkerta seperti piring nyere godebag, (4) menjadikan masyarakat di Desa Tanjungkerta yang mandiri, inovatif dan kreatif, (5) produk-produk yang berasal dari Desa Tanjungkerta akan dipublikasikan melalui media sosial dan dipasarkan secara digital, (6) memberdayakan dan mengembangkan organisasi dan masyarakat di Desa Tanjungkerta, (7) menghasilkan satu hak cipta, (8) menghasilkan satu artikel ilmiah yang diterbitkan pada Jurnal PKM Nasional terakreditasi Sinta, (9) satu artikel publikasi pada media massa elektronik, dan (10) video kegiatan pendampingan di Desa Tanjungkerta

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiywono dan A. Rahman, (2018) Pemanfaatan Lidi Daun Kelapa Menjadi Handycraft Dalam Bentuk Anyaman Piring Lidi di Desa Purwoasri Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi, Loyal. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. I, no. 1, pp. 11–20-2018.

(1) Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, (2021) RPJMD Kabupaten Tasikmalaya Periode 2021-2026), Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

(2) R. Martini, dkk., (2020), Pkm Peningkatan Perekonomian Rumah Tangga Melalui Usaha Kerajinan Lidi Di Peguyangan Kaja, Int. J. Community Serv. Learn., vol. 4, no. 4, pp. 347–354, 2020, doi: 10.23887/ijcsl.v4i4.27997

(3) Tubel Agusven dkk, (2022) Optimalisasi Pengolahan Lidi Kelapa Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Penaga, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) Vol. 4, No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2962-1577; p-ISSN: 2962-1593, Hal 149-154. https://ejournal.unimman.ac.id/index.php/pengabmas/article/view/210 diakses 1 Pebruari 2025 :09.15

Volume 4 No 2

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Pemberdayaan Ibu-Ibu Pkk Desa Tanjungkerta Dalam Pemanfaatan Potensi Desa Melalui Pembuatan Piring Nyere Godebag. (2025). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS), 4(2). https://doi.org/10.56244/abdimas.v4i2.1111

Similar Articles

11-20 of 23

You may also start an advanced similarity search for this article.