MENYEIMBANGKAN BEBAN SERVER MENGGUNAKAN MIKROTIK RB951UI 2HND DENGAN METODE PCC

Muhammad Khaerudin (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)  •  Andy Achmad Hendharsetiawan (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)

Abstract

ABSTRAK


Ketika satu koneksi gagal, failover memastikan koneksi selalu tersedia, dan server hotspot dapat mempermudah pelanggan untuk mengakses internet dengan nama pengguna dan kata sandi. Hilangnya koneksi internet, koneksi yang lambat, dan output yang tidak mencukupi untuk bandwidth Anda adalah beberapa masalah umum dengan jaringan internet. Mengelola server hotspot tidak terlalu menjadi masalah bagi banyak sekolah dan perguruan tinggi, karena mereka sering kali hanya menggunakan satu koneksi ISP (penyedia layanan internet). Kekurangan menggunakan ISP single line adalah perkuliahan berbasis blended learning saat ini tidak akan ada lagi jika ISP tersebut mati. Oleh karena itu, Mikrotik RB951Ui dapat melakukan load balancing, failover, dan manajemen server hotspot. Ketika menggunakan metode Per Connection Classifier (PCC) yang dalam penelitian ini berhasil mengatasi permasalahan tersebut, koneksi internet menjadi stabil karena beban dibagi antara kedua ISP, dan ketika internet di salah satu ISP mati, masih ada koneksi lain yang melakukan back up. Selain itu, terdapat sistem manajemen hotspot wifi yang menggunakan username, password, dan pembatasan bandwidth untuk setiap pengguna


 


Kata kunci: Failover, Hostpot, Per Connection Classifier

References

1. Ardianto, Feby, Bengawan Alfaresi, and Agus Darmadi. 2018. “RANCANG BANGUN LOAD BALANCING DUA INTERNET SERVICE PROVIDER (ISP) BERBASIS MIKROTIK.” Surya Energy 3: 198–202

2. Hidayat, Aziz Setyawan, Andrian Eko Widodo, Aryo Kencono, and Yamin Nuryamin. 2021. “Implementasi Load Balancing Dengan Metode PCC Pada Balai Besar Pelatihan Kesehatan ( BBPK ) Jakarta.” 9(1).

3. Imaniawan, Fabriyan Fandi Dwi. 2019. “Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Material Bangunan.” Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE) 5(2): 101–12.

4. Mishra, Ms Arti. 2015. “Network Load Balancing and Its Performance Measures.” 3(1): 77–81.

5. Octavriana, Tania, Koko Joni, and Achmad Fiqhi Ibadillah. 2021. “OPTIMALISASI JARINGAN INTERNET DENGAN LOAD BALANCING PADA HIGH TRAFFIC NETWORK.” Jurnal Teknik Informatika 14: 28–39.

6. Pradana, Andika Malraherawan, Tito Waluyo Purboyo, and Roswan Latuconsina. 2019. “ANALISIS LOAD BALANCING PADA JARINGAN SOFTWARE DEFINED NETWORK ( SDN ) MENGGUNAKAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN ( JST ) LOAD BALANCING ANALYSIS ON SOFTWARE DEFINED NETWORK ( SDN) USING ARTIFICIAL NEURAL NETWORK ( ANN ) ALGORITHM.”6(1): 1393–1400.

7. Rahman, Taufik, Eko Sulistianto, Aji Sudibyo, and Bambang Wijonarko. “Per Connection Classifier Load Balancing Dan Failover MikroTik Pada Dua Line Internet.” : 195–209.

8. Riskiono, Sampurna Dadi, and Donaya Pasha. 2020. “ANALISIS METODE LOAD BALANCING DALAM MENINGKATKAN KINERJA WEBSITE E-LEARNING.” 14(1): 22–26.

9. Setyawan, Raden Arief. 2014. “Analisis Implementasi Load Balancing Dengan Metode Source Hash Scheduling Pada Protocol.” 8(2): 204–8.

Downloads

PDF

Article Metrics

28
Abstract Views
14
Downloads
Published: 2024-08-07