Pengaruh Surat Teguran, Surat Paksa Dan Spmp Terhadap Pencairan Tunggakan Pajak Pada Direktorat Jenderal Pajak
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56244/accrual.v1i1.600Keywords:
surat teguran, surat paksa, surat perintah melaksanakan penyitaan, tunggakan pajakAbstract
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penerbitan surat teguran, surat paksa dan surat perintah
melaksanakan penyitaan terhadap pencairan tunggakan pajak.
Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari
Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak periode tahun 2012
sampai dengan 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisis deskriptif kuantitatif dan menggunakan analisis
regresi linier berganda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa
hasil uji hipotesis secara parsial hanya surat teguran serta surat
paksa yang berpengaruh signifikan terhadap pencairan tunggakan
pajak. Sementara surat perintah melaksanakan penyitaan tidak
berpengaruh terhadap pencairan tunggakan pajak. Tetapi secara
simultan variabel surat teguran serta surat paksa dan surat perintah
melaksanakan penyitaan berpengaruh terhadap pencairan
tunggakan pajak.


